close

Contoh Pengamalan Sila Ke-2

Contoh Pengamalan Sila Ke 2 – Pancasila merupakan dasar negara Indonesia sekaligus sebagai pedoman dengan nilai-nilai luhur yang bisa diterapkan dalam kehidupan berkebangsaan.

Didalamnya terdapat lima bunyi atau isi dimana dalam setiap isinya terdapat butir butir Pancasila sebagai pedoman pengamalan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari kehidupan bertetangga, pertemana hingga dalam kehidupan berumah tangga.

Nama Pancasila sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Panca dan Sila. Panca Artinya “Lima” sedangkan Sila artinya “Prinsip”.

Jika digabungkan maka Pancasila memiliki arti Lima Perinsip. Kelima perinsip ini menjadi acuan masyarakat Indonesia dalam berkehidupan.

Bunyi dan Lambang Pancasila

Dibawah ini merupakan Isi atau bunyi 5 sila dalam Pancasila dan masing-masing lambangnya:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa : (dilambangkan dengan bintang)
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : (dilambangkan dengan rantai)
  3. Persatuan Indonesia : (dilambangkan dengan pohon beringin)
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan : (dilambangkan dengan kepala banteng)
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : (dilambangkan dengan padi dan kapas)

Butir-Butir Pengamalan Sila ke-2

Sila ke-2 dalam Pancasila yaitu berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Sila ke-2 ini memiliki butir-butir pengamalan-nya sendiri sama halnya dengan sila-sila lainnya dalam Pancasila.

Pos Terkait:  Pancasila : Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Makna

Butir-butir Pancasila ini telah diatur dalam Ketetapan MPR No.II/MPR/1978 yang kemudian diperbaharui setelah Reformasi dengan Ketetapan MPR No. I/MPR/2003.

Sila ke-2 Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” adalah seuah perwujudan nilai-nilai kemanusiaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sila ke-2 ini mengandung arti bahwa manusia merupakan makhluk yang berbudaya, bermoral, dan beragama.

Nilai kemanusiaan ini telah dirumuskan dan dituang kedalam 10 butir-butir pengamalan Pancasila sila ke-2. Berikut merupakan isi butir-butir tersebut:

  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Contoh Pengamalan Sila ke-2

Mengingat kita meruapakn makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, maka manusia harus saling menghargai satu-sama lain tanpa memandang bulu atau perbedaan ras dan warna kulit.

Pos Terkait:  Contoh Pengamalan Sila Ke-4

Hal ini merupakan sebuah gambaran dari butir pertama yaitu “Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa”.

Ketika kita ada di lingkungan sekolah, maka kita tidak boleh ada lagi kasus perundungan terhadap siswa lain yang memiliki kekurangan dan perbedaan. Untuk itu, kita harus saling menghormati guru dan teman kita, serta saling tolong menolong jika yang lain mengalami kesulitan.

Pengamalan Pancasila sila ke-2 ini juga harus kita terapkan di rumah seperti menghormati orang tua, menyayangi saudara, hingga berbuat baik kepada tetangga.

Disisi lain, kita juga harus membantu ketika tetangga kita mengalami kesulitan, karena hal tersebut merupakan salah satu contoh pengamalan butir keenam Pancasila sila ke-2 yaitu “Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan”.

Tidak merasa paling jago atau paling benar sendiri, tidak mudah main hakim sendiri, serta tidak suka permusuhan dan pertengkaran, itu semua menjadi perwujudan dari butir ketujuh yang berbunyi “Berani membela kebenaran dan keadilan”.

Selain itu, memberikan empati, memberikan rasa kasih sayang, serta memberi pertolongan kepada orang yang sedang menderita juga menjadi salah satu contoh pengamalan sila ke-2 dalam Pancasila.

Lihat juga:

Demikianlah materi yang bisa kami sampaikan terkait contoh pengamalan Pancasila sila ke 2 dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat