close

Pancasila : Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Makna

Pancasila Adalah – Setiap negara memiliki ideologi yang berbeda tidak terkecuali dengan Indonesia yakni Pancasila.

Sebagai dasar negara republik Indonesia sudah sepatutnya sobat untuk memahami dan memaknai pancasila secara mendalam diawali dengan mengetahui pengertian pancasila yang sebenarnya.

Makna pancasila sangatlah sakral, dimana bukan hanya dipegang teguh sebagai sumber dari segala sumber hukum, namun pula mencerminkan sebagai kepribadian bangsa.

Sehingga tidak heran pancasila selalu sensitif jika diperbincangkan, so hati-hati ya guys jangan sampai kalian menodai ideologi kita!

Pengertian pancasila memiliki beberapa versi diantaranya secara etimologis, secara umum dan menurut para ahli. Berikut penjelasan secara lengkap tentang pengertian Pancasila.


Pengertian Pancasila

Secara Etimologis “Pancasila” berasal dari kata sansekerta India (Kasta Brahmana), yaitu kata “Panca” yang artinya Lima, dan “Sila” yang artinya Dasar. Sehingga arti Pancasila secara harfiah adalah Lima Dasar.

Dasar negara Indonesia ini dilambangkan dengan Garuda ya guys, yang terdiri atas lima komponen antara lain gambar bintang, rantai, pohon beringain, kepala banteng, padi dan kapas. Enggak sembarangan lho masing-masing komponen memiliki makna yang mencerminkan arti dari setiap sila-sila pancasila, biasa disebut sebagai “Garuda Pancasila”.

Sementara secara umum pengertian Pancasila adalah sebagai ideologi dasar bagi negara Indonesia dan merupakan rumusan serta pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu Pancasila dikatakan sebagai sumber dari segala hukum sesuai dengan ketetapan MPR No. III/MPR/2000 sebagai dasar penyelenggaraan pemerintahan Indonesia.


Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli

Lantas apa pengertian Pancasila menurut para ahli yang merupakan tokoh-tokoh penting bagi negara Indonesia? Seperti menurut Ir Soekarno sebagai presiden pertama negara Indonesia hingga Menurut Moh. Yamin? Yuk simak pengertian Pancasila menurut para ahli dibawah ini, check it out!

Ir Soekarno

Menurut Ir Soekarno, Pancasila ialah isi jiwa atau kepribadian bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.

Dengan demikian, Pancasila tidak saja menjadi falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai falsafah bangsa Indonesia.

Notonegoro

Menurut Notonegoro pengertian pancasila adalah dasar falsafah negara Indonesia, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Pancasila berfungsi sebagai falsafah negara merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, sehingga dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta bagian pertahanan bangsa dan negara.

Muhammad Yamin

Pengertian pancasila menurut Moh Yamin adalah lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.

Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila berarti sendi, asas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Maka menurut Moh Yamin, Pancasila difungsikan sebagai ideologi bangsa serta sebagai kepribadian bangsa.


Sejarah Singkat Pancasila

Hayo siapa yang enggak tahu bagaimana sejarah lahirnya Pancasila? Lahirnya Pancasila secara historis sangat erat hubungannya dengan kemerdekaan Indonesia lho guys.

Berlatar belakang dari rapat BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 (kini diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila) di Gedung Chuo Sangi In, Jakarta mengenai kemerdekaan RI yang dijanjikan oleh Jepang, Ir Soekarno menyampaikan beberapa pidato mengenai lima dasar negara yang disebut dengan nama Pancasila.

Singkat cerita, Jepang kalah dalam perang Dunia II sehingga berpengaruh terhadap melemahnya kekuatan dan pengaruh di Indonesia, hal ini menjadi peluang bagi Indonesia merebut dan memproklamasikan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 yang kini diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia.

Selanjutnya tak berselang lama pada 18 Agustus 1945 ditetapkan UUD Indonesia sebagai dasar negara yang terbentuk dalam suatu susunan negara RI yang berkedaulatan rakyat berdasar pada lima asas Pancasila.

Nah sejak saat itu Pancasila resmi dan sah menurut hukum sebagai dasar negara RI hingga kini.


Fungsi Pancasila Bagi Indonesia

Pancasila diibaratkan sebagai sebuah fondasi rumah, jika tidak dibangun dengan kokoh bisa-bisa bangunan rumah akan mudah runtuh dan tidak bertahan lama, nah jika dikatakan sebagai bangsa maka negara tersebut tidak akan kuat, mudah diruntuhkan oleh negara lain.

Lihat juga : Contoh Pengamalan Sila Ke-1

Lalu sebenarnya apa saja fungsi Pancasila? Berikut macam-macam fungsi dan penjelasannya secara lengkap!

Pos Terkait:  45 Butir Butir Pancasila dan Contohnya

Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia

Pancasila dikatakan sebagai dasar negara alias pijakan bagi negara kita sehingga sangat penting bagi pembangunan bangsa sehingga dijadikan pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. betul bukan?

Tentu saja hal ini bukan tanpa alasan dan landasan, berdasarkan pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 menegaskan bangsa Indonesia memiliki dasar dan pedoman dalam berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila.

Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi dasar dan induk pada pasal-pasal dalam UUD 1945 serta menjadi cita-cita hukum yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan, penasaran? Coba deh kalian cek pasal dalam UUD pasti mirip-mirip dengan Pancasila sebagai induknya.

Sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Kalau kalian merasa warga negara yang baik, sobat pasti akan menjadikan Pancasila sebagai pedomannya karena Pancasila memiliki nila-nilai kehidupan yang baik, sobat bisa menjadikannya sebagai dasar dan motivasi dalam bersikap, tata karma dan perbuatan yang wajib diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yah!

Kelima sila dari Pancasila ini tidak dapat dilaksanakan secara terpisah, jadi harus diterapkan sebagai satu kesatuan yang utuh dan bulat karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan satu sama lain.

Terlihat pada sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila utama yang mendasari keempat sila lainnya, dimana perbedaan diantara sesame warga negara tidak perlu diseragamkan, melainkan dihayati dan diyakini sebagai kekayaan yang patut disyukuri dan dipersatukan dalam Pancasila.

Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia

Setiap bangsa punya jiwa masing-masing atau biasa disebut dengan volkgeish, hal ini juga berlaku bagi bangsa Indonesia.

Pancasila sudah ada sejak bangsa Indonesia lahir lho guys, sehingga tidak diragukan lagi bahwa Pancasila dianggap sebagai jiwa bangsa ini, yang mencerminkan sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Mengapa sebagai jiwa bangsa?

Agar Indonesia tetap hidup dalam jiwa warga negaranya yang utuh ditanamkan pada Pancasila sebagai dasar negara dimana terdapat lima sila yang menjadi ciri khas yang hanya dimiliki bangsa Indonesia sehingga tidak akan mampu melupakan negaranya sendiri dan sebagai identitas diri bangsa yang akan terus melekat dalam jiwa Bangsa Indonesia hingga sepanjang masa.

Sebagai Ideologi Bangsa

Seperti yang kalian ketahui bahwa ideologi terdiri atas dua kata yaitu idea berarti gagasan, ide atau cita-cita dan logos artinya ilmu. Lantas mengapa Pancasila berfungsi sebagai ideologi bangsa?

Jelas dong sob, berdasarkan arti diatas ideologi dapat diartikan sebagai ilmu pengertian dasar atau suatu untuk menggapai cita sehingga Pancasila merupakan suatu kesatuan yang berasal dari pemikiran bangsa Indonesia diambil dari nilai-nilai adat-istiadat yang ada dalam pandangan hidup masyarakat dari sabang hingga merauke.

Sehingga untuk mencapai cita sesuai dengan pembukan UUD 1945, maka sebagai warga negara sobat harus mengetahui pengertian pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, tentu bukan hal yang sulit yak karena Pancasila berisi kepribadian dan ideologi bangsa yang tanpa kalian sadari sudah tertanam sejak lahir didalam hati sobat semua.

Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum

Bukan hanya mencermikan kepribadiaan masyarakat Indonesia, Pancasila juga menjadi sumber dari segala sumber hukum berarti Pancasila mengatur semua hukum yang berlaku di Indonesia lho sob!

Hal ini tertuang dalam pembukaan UUD 1945, dimana UUD 1945 dianggap sebagai hukum dasar dalam peraturan perundang-undangan sehingga Pancasila adalah norma dasar dalam peraturan perundang-undangan dibawah UUD 1945, so bukan dasar hukum melainkan sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Maka dapat disimpulkan bahwa segala peraturan perundangan yang ada dinegara ini, harus bersumber dan tidak bertentangan dengan Pancasila.

Sebagai contoh sila pertama, masyarakat Indonesia diperbolehkan menganut satu agama dengan memilih diantara 5 agama sesuai dengan peraturan yang ditetapkan, sehingga jika melanggar hal tersebut maka akan dipidanakan karena melanggar hukum.


Tujuan Pancasila

Selain memiliki fungsi utama, Pancasila juga memiliki tujuan. Namun apa tujuan sebenarnya dibentuknya Pancasila? Jawaban dari pertanyaan tersebut sudah dapat terjawab secara global jika kalian memaknai fungsi Pancasila dengan seksama.

Lihat juga : Contoh Pengamalan Sila Ke-2

Namun secara rinci terdapat beberapa tujuan dari Pancasila itu sendiri yakni:

Pos Terkait:  Pemasaran : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Strategi

Menciptakan Negara Berketuhanan

Tujuan pancasila yang pertama adalah menciptakan suatu negara yang bangsanya mempercayai adanya Tuhan, namun tidak mengekangnya dengan cara memberikan hak untuk menganut agama tertentu melainkan membebaskan warga negaranya untuk memilih menganut agama diercayainya.

Eits walaupun begitu kalian harus memilih kepercayaan sesuai dengan agama yang masih diakui di negara Indonesia, agama tersebut antara lain, Islam, Budha, Hindu, Kristen protestan dan Katolik.

Nah terus kalau ada orang mengaku tidak beragama bagaimana? Kalau begitu berarti kalian bukan warga negara Indonesia, wong di KTP aja wajib ada agama yang tercantum, ya kan??

Menciptakan Negara Menjunjung Tinggi Kemanusiaan

Menjunjung tinggi kemanusiaan dengan menghargai keberadaannya, satu sama lain antar warga negara tidak saling hujat namun saling membantu bahu-membahu, tujuan ini tercermin dari watak asli masyarakat yaitu tolong menolong dan ramah tamah hal ini menggambarkan tingginya rasa menghargai antar manusia.

Baca juga : Contoh Pengamalan Sila Ke-3

Namun walaupun demikian, rasa menghargai ini tetap dituangkan didalam sila kedua demi melestarikan watak asli dan kepribadian masyarakat Indonesia demi mencegah hilangnya nilai-nilai adat istiadat.

Sehingga Pancasila sering disebut juga sebagai pandangan hidup bangsa, sebagai kepribadiaan bangsa dan sebagai jiwa bangsa.

Menciptakan Ikatan Persatuan Tanpa Memandang Apapun

Adanya Pancasila diharapkan terciptanya persatuan Indonesia tanpa memandang suku etnis, agama serta kedudukan sehingga mencegah adanya perpecahan akibat selisih pendapat, jika tujuan ini tercapai maka dapat dipastikan negara kita akan terbebas dari perpecahan yang dapat memecah belah bangsa.

Dan contohnya, sesama pendukung tim sepak bola satu pihak mendukung klub Bandung dan satunya Jakarta, namun saat ada pertandingan Indonesia melawan negara lain, maka supporter ini tidak pandang bulu berada di satu stadion keduanya mendukung Indonesia tanpa memikirkan masing-masing klub asal.

Menciptakan Negara Menjunjung Tinggi Musyawarah

Tujuan keempat Pancasila yakni menjunjung tinggi musyawarah dalam setiap permasalahan yang ada, menghargai semua pendapat elemen masyarakat dan tidak memihak satu elemen saja.

Dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari yakni saat acara perayaan kemerdekaan Indonesia, ada pihak A yang tidak setuju dengan adanya lomba panjat pinang karena dapat membahayakan peserta, namun disisi lain pihak B sangat mendukung karena permainan itu sangat mencerminkan perjuangan bangsa dalam menggapai kemerdekaan.

Karena menjunjung tinggi musyawarah maka pihak A dan B mendiskusikan perselihan pendapat beserta pihak penengah, saling mengutarakan pendapat, melist kekurangan dan kelebihan permainan ini kemudian mengambil keputusan terbaik.

Menciptakan Negara Yang Adil

Pengertian Pancasila sebagai sumber dari segala hukum membawa kepada tujuan akhir Pancasila yakni menciptakan keadilan di negara Indonesia dengan tidak memandang status sosial dari rakyat berada hingga sebaliknya.

Selain menjunjung keadilan juga memperhatikan sikap yang beradab, dimana keadilan selalu dijunjung tinggi tanpa diskriminasi dan kekerasan.

Jika dilihat dari macam-macam tujuan, tujuan utama pancasila adalah untuk dijadikan sebagai dasar ideologi seluruh rakyat indonesia, dimana jika seluruh rakyat indonesia berpegang teguh terhadap ideologi yang sama, maka akan tercipta suasana bernegara yang harmonis dan jauh dari perpecahan sehingga kita menjadi negara yang kuat dan berkembang pesat.

Baca juga : Contoh Pengamalan Sila Ke-4

Teks Pancasila

Jika sudah mengetahui pengertian Pancasila, macam-macam fungsi dan tujuannya maka saatnya sobat menghafalkan teks dan menanamkannya didalam hati sebagai satu kesatuan yang utuh dan bulat, berikut ini teks Pancasila yang wajib kalian ketahui!

  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebjaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  • Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna Pancasila

Pancasila adalah

Pancasila terdiri atas lima asas moral yang relavan sebagai dasar negara Indonesia yang dilambangkan dalam burung garuda.

Dalam kedudukannya sebagai falsafah hidup dan cita-cita bangsa, di lambang tersebut memiliki makna dari masing masing sila pancasila.

baca juga : Contoh Pengamalan Sila Ke-5

Berikut ini beberapa lambang pancasila dan maknanya secara lengkap.

Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima berlatar hitam dengan makna sebagai berikut:

  • Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing sesuai dengan beberapa agama yang termasuk dalam perundangan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Saling menghormati dan tolong menolong sebagai umat beragama yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup, hal ini sesuai dengan fungsi Pancasila sebagai kepribadian bangsa
  • Saling menghormati kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak memaksakan orang lain untuk mempercayai suatu agama kepada suatu agama lainnya karena hal ini juga dapat melanggar hak asasi manusia.
Pos Terkait:  Seni : Pengertian, Fungsi dan Ciri-Ciri

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Sila kedua dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai berlatar merah. Makna sila kemanusiaan yang adil dan beradab yakni:

  • Tidak membedakan satu orang dengan lainnya, namun mengakui persamaan derajat dimana hak dan kewajiban sebagai sesama manusia yang memiliki martabat sesuai dengan pengertian Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.
  • Saling mencintai dan menyayangi sesama manusia tanpa memandang ras dengan cara membela yang benar dan tidak membela salah namun menegurnya secara bijak tanpa kekerasan dan tidak menghakimi.
  • Negara Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia sebagai pandangan hidup bangsa, oleh karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan Negara lain dapat dilihat dari contoh kerjasama perdagangan ekspor-impor.

Persatuan Indonesia

Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai berlatar putih. Jika dijabarkan berikut ini makna sila ketiga:

  • Memposisikan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan serta memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika
  • Rela berkorban jiwa dan raga demi kepentingan bangsa dan negara tanpa memperhitungkannya.
  • Cinta Tanah Air dan Bangsa dengan selalu memberikan kontribusi yang berdampak baik terhadap negara Indonesia sekecil apapun itu. Bangga sebagai warga atau bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat memiliki lambang kepala banteng di bagian kanan atas perisai berlatar merah. Apa kira-kira maknanya? Berikut beberapa makna sila keempat:

  • Tidak mengedepankan kepentingan individu, namun sebaliknya mengedepankan kepentingan negara dan masyarakat
  • Menghargai hak asasi manusia dengan tidak memaksakan kehendak terhadap orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil sebuauh keputusan untuk kepentingan bersama diiringi dengan semangat kekeluargaan, itikad baik serta rasa tanggung jawab dalam menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
  • Musyawarah dilakukan dengan kepala dingin, menggunakan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur selanjutnya keputusan yang diambil harus bisa dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan juga keadilan.

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pada sila kelima dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai berlatar putih berhubungan dengan fungsi Pancasila sebagai ideologi nasional. Macam-macam makna pada sila terakhir sebagai berikut:

  • Melakukan perbuatan yang memiliki nilai luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong sesuai hal ini berhubungan sesuai dengan fungsi Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia.
  • Bersikap adil selalu menyeimbangkan antara hak dan kewajiban dengan menghormati hak-hak orang lain serta karya yang dihasilkan dan berkeadilan sosial serta tolong menolong dalam kebaikan.
  • Tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan kepentingan umum dan contohnya korupsi uang rakyat, atau memilah dalam memberikan bantuan sosial karena itu termasuk kedalam ketidakadilan dan tindakan diskriminasi.

Lihat juga : 45 Butir Butir Pancasila dan Contohnya

Itulah pengertian Pancasila sebenarnya, baik secara umum, secara etimologis maupun menurut para ahli.

Pancasila sendiri berfungsi sebagai dasar negara yang mengatur keseluruhan hukum dinegara ini dan mencerminkan sebagai jiwa bangsa Indonesia.

Maka dari itu setiap silanya memiliki makna yang wajib untuk sobat hayati dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadilah warga negara yang baik, be positif!