organ pada burung yang dapat menyimpan cadangan udara saat terbang adalah

Organ Pada Burung Yang Dapat Menyimpan Cadangan Udara Saat Terbang

Diposting pada

Organ Pada Burung Yang Dapat Menyimpan Cadangan Udara Saat Terbang Adalah – Dalam postingan kali ini kami akan merangkum pembahasan mengenai Alat Pernapasan Burung.

Namun dalam hal ini kami hanya akn membagikan informasi mengenai mekanisme pernapasan burung saat burung tersebut beristirahan maupun saat terbang.

Informasi ini sangat dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan “organ pada burung yang dapat menyimpan cadangan udara saat terbang adalah…” Berikut informasinya.

Mekanisme Pernapasan Burung

Gambar burung
Gambar burung via Kicaumania

Dalam sistem pernapasan burung, terdapat beberapa mekanisme dalam pernapasannya. beberapa mekanisme tersebut ialah:

Pada Saat Istirahat

Pada saat burung beristirahat, mekanisme pernapasannya terdiri dari:

  • Fase Inspirasi : tulang rusuk akan bergerak ke depan -> Volume rongga dada akan membesar -> Tekanan akan mengecil -> lalu udara akan masuk melalui saluran pernapasannya.
  • Pada saat inilah sebagian oksigen akan masuk ke paru-paru dan O2 berdifusi ke dalam darah kapiler, dan sebagian udara dilanjutkan masuk ke dalam katong-kantong udara.
  • Fase Ekspirasi : Dalam face ini tulang rusuk akan kembali ke posisi semula -> rongga dada akan mengecil -> Kemudian tekanan membesar.
  • Pada saat ini udara dalam alveolus dan kantong-kantong hawa akan keluar secara bersamaan untuk keluar melalui paru-paru. Ketika melewati alveolus, O2 diikat oleh darah kapiler alveolus, dan darah melepas CO2. Dengan begitu, pertukaran gas CO2 dengan O2 akan berlangsung saat fase inspirasi dan ekspirasi.

Pada Saat Terbang

Ketika burung sedang terbang, mereka tidak bisa menggerakkan tulang rusuknya. Oleh karena itulah, dalam ketika burung sedang terbang ia akan menggunakan kantong hawa dalam proses pernapasannya.

Fase Inspirasi dan ekspirasinya akan dilakukan secara bergantian dengan pundi-pundi hawa antara tulang korakoid atau bahu dan pundi hawa yang ada di bawah ketiak.

  • Fase Inspirasi : Ketika burung mengangkat sayapnya, maka pundi hawa antar tulang korakoid akan terjepit, sedangkan pundi hawa ketiak akan mengembang, dengan terjadinya hal tersebut maka udara akan masuk ke pundi hawa ketiak melewati paru-paru, dan terjadilah inspirasi. Saat melewati paru paru akan terjadi pertukaran gas O2 dan CO2.
  • Fase Ekspirasi : Sebaliknya ketika sayapnya diturunkan, pundi hawa dibagian ketiak akan terjepit, sedangkan pundi hawa antar tulang korakoid akan mengembang, dengan begitu udara akan mengalir keluar dari kantong hawa dengan melewati paru-paru dan terjadilah ekspirasi. Ketika melewati paru-paru akan terjadi pertukaran antara gas O2 dengan CO2. Dengan cara inilah fase inspirasi dan fase ekspirasi udara dalam paru-paru burung ketika burung tersebut terbang. Pertukaran gas pada burung saat terbang juga berlangsung ketika inspirasi dan ekspirasi.

Kesimpulan:

Dari penjelasan diatas, kita bisa mengutip kesimpulan untuk jawaban dari pertanyaan bagaimana cara burung mengatur udara yang ada dalam tubuhnya saat terbang adalah dengan kantong udara atau pundi-pundi udara atau saccus pneumaticus.

Lihat juga: Kupu kupu berkembang biak dengan cara

Demikianlah informasi tentang mekanisme pernapasan burung saat burung tersebut sedang terbang maupun saar sedang beristirahat. semoga bermanfaat.


Gambar Gravatar
Sangat mengutamakan relevansi, sehingga kami ter-Obsesi untuk menyajikan informasi yang berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.