close

Tari Piring Berasal Dari Daerah…

Tari Piring Berasal Dari – Seperti yang kita ketahui bersama, tari piring merupakan salah satu karya seni yang termasuk kedalam warisan budaya Indonesia dimana tarian ini menjadi salah satu kesenian yang paling menonjol.

Tentunya tarian tradisional ini sering sekali dipertunjukkan di berbagai festival dan acara-acara tertentu sehingga tarian tersebut sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita.

Tarian ini memiliki ciri khas pada penarinya yang mengayunkan piring di telapak tangan mereka seraya membuat gerakan tarian yang teratur serta dengan tempo yang cepat tanpa ada satupun piring yang jatuh ke lantai dan pecah.

Namun tahukan tari piring berasal dari daerah mana?

Dalam artikel kita akan sama-sama mengkaji lebih dalam lagi mengenai tarian tradisional terutama kesenian Tari Piting mulai dari sejarah singkat, gerakan tari dan lain sebagainya.

Artikel ini kami tuliskan bukan hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan yang tertera diatas saja, melainkan untuk memberikan informasi yang lebih rinci lagi terkait kesenian Tari piring.

Berikut penjelasannya kami rangkum untuk anda.

Sejarah Tari Piring

Dalam beberapa sumber menyebutkan bahwa tarian ini konon katanya berasal dari kota Solok di Sumatera Barat.

Pos Terkait:  Salah Satu Ciri Kerajinan Berbahan Lunak Adalah

Sejarah menyebutkan bahwa tarian ini awalnya dilakukan hanya sebagai ritual untuk ucapan rasa syukur kepada dewa oleh masyarakat setempat setelah mereka mendapatkan hasil panen yang besar.

Untuk melaksanakan ritual ini, maka peserta harus membawa sesajen berupa makanan, yang diletakkan di atas piring seraya melakukan gerakan-gerakan tertentu secara dinamis.

Namun setelah masuknya agama Islam di Minangkabau, tari piring sudah tidak lagi dihunakan sebagai upacara keagamaan untuk mengungkapkan rasa syukur seperti yang telah disebutkan diatas.

Mulai saat itu tarian tradisional yang satu ini digunakan sebagai hiburan semata bagi masyarakat umum, dan pentas tarinya sendiri ditampilkan pada acara-acara tertentu.

Dalam bahasa Minang sendiri, tari piring dikenal dengan sebutan “tari piriang”, dan merupakan manjadi tarian tradisional Minangkabau yang menggunakan piring.

Gerakan Tari Piring

Gerakan tari piring umumnya dilakukan dengan meletakkan dua piring di atas dua telapak tangan.

Para penari akan mengayunkan piring yang ada di genggaman mereka dengan tempo gerakan yang cepat sembari mendentingkan piring atau dua cincin di jari penari ke piring-piring yang mereka pegang.

Pada akhir tarian, biasanya piring-piring yang dibawakan oleh para penari dilemparkan ke lantai dan para penari akan menari di atas pecahan-pecahan piring.

Pos Terkait:  13 Senjata Tradisional Sumatera Utara dan Penjelasannya

Sedangkan untuk jumlah penari dalam kesenian tari piring biasanya berjumlah ganjil dimana dalam satu regu terdiri dari tiga sampai tujuh orang penari.

Properti tari piring yang digunakan oleh Para penari ialah menggunakan pakian berwarna cerah dengan nuansa warna merah sampur kuning keemasan serta memakai tutup kepala.

Ketika pentasnya dimulai, tarian ini sksn diiringi oleh kombinasi music yang sempurna dari beberapa macam alat musik seperti talempong dan saluang.

Tempo alunan musiknya sendiri awalnya terdengar lembut dan teratur, namun semakin lama temponya akan berubah menjadi lebih cepat.

Gerakan dalam kesenia ini merupakan salah satu unsur yang paling penting untuk memunculkan bentuk tarian yang mengandung makna dan bermutu.

Tari Piring ini bersumber dari beberapa gerakan, seperti:

  • Gerakan dasar pencak silat
  • Gerakan alang babega
  • Gerakan tupai bagaluik
  • Gerakan bungo kambang, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu saja, tari piring juga sering kali menggambil berbagai gerakan dari berbagai aspek, terutama kehidupan sehari-hari, seperti :

  • Gerak bacamin
  • Gerak basiang
  • Gerak buai anak
  • Gerak mangompu suto
  • Gerak malunyah
  • Gerak maiinjak piriang
  • Gerak bagolek
  • Gerak manyemba lalok

Kesimpulan

Gambar tari piring
Tari Piring Berasal Dari Provinsi Sumatera Barat

Dalam penjelasan diatas kita bisa mengutip kesimpulan bahwa Tari piring berasal dari daerah minangkabau dimana daerah ini merupakan salah satu bagian dari provinsi Sumatera barat.

Pos Terkait:  Suku Batak - Sejarah, Kebudayaan & Adat Istiadat

Tarian ini awal mulanya diperaktekkan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat setempat ketikan memeroleh panen yang memuaskan.

Rasa senang dan apresiasi masyarakat Minangkabau diekspresikan kedalam bentuk tarian ketika musim panen tiba.

Para pemuda akan tampil dengan gerakan-gerakan tertentu seperti mengayun yang dilakukan selangkah demi selangkah, para penari akan menunjukkan kemahiran mereka dalam memainkan iring di tangan mereka.

Ketika tarian ini dibawakan biasanya akan di iringan dengan alat musik tradisional talempong dan saluang.

Para penari akan menunjukkan kemampuannya memainkan piring di tangan mereka. Inilah bagian yang melambangkan kebahagiaan yang datang dengan datangnya musim panen.

Demikianlah pembahasan mengenai Kesenian tradisional Tari piring yang bisa rangkum informasinya dalam artikel ini. Semoga bermanfaat.