close

Seni : Pengertian, Fungsi dan Ciri-Ciri

Seni Adalah – Istilah seni sudah bukan sesuatu asing lagi di telinga kita. Seni sering dikaitkan dengan hal-hal yang mengandung keunikan dan keindahan. Namun tak banyak yang tahu tentang pengertian seni secara harfiah.

Seni juga tak jarang dihubungkan dengan kreativitas yang dimiliki seseorang. Sehingga hasil kegiatan kreatif tersebut diberi nama karya seni. Hasil karya seni tersebut biasanya berupa pengungkapan ekspresi penciptanya.

Tak hanya itu, di negara ini seni juga memiliki hubungan yang erat dengan budaya. Sehingga setiap kebudayaan memiliki bentuk kesenian. Penyajian seni tersebut biasanya mencerminkan etnis yang menciptakannya.

Sehingga seni dibuat untuk diperlihatkan kepada orang-orang agar mereka juga merasakan keindahan tersebut. Untuk keterangan lebih detail tentang definisi seni dan faktor lain yang terkandung di dalamnya, kamu perlu menyimak artikel di bawah ini.

Lihat juga : Sosiologi Adalah – Pengertian, Ciri, dan Objek Kajian Sosiologi


Pengertian Seni

Kata seni berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Sani yang mengandung arti pemujaan, pelayanan, atau persembahan. Hal ini pun berkaitan erat dengan pertunjukan seni, dalam upacara adat dan keagamaan yang dilakukan etnis di negeri ini.

Sedangkan menurut Ensiklopedia Indonesia, definisi seni yakni sebuah ciptaan dari semua hal yang menimbulkan keindahan. Sehingga orang yang melihat atau mendengarnya akan mengalami pengalaman batin tertentu.

Sedangkan pengertian seni secara umum, diartikan sebagai ungkapan perasaan manusia yang melibatkan unsur artistik dan estetis. Ekspresi tersebut biasanya diungkapkan melalui media yang bersifat nyata, sehingga bisa dirasakan oleh panca indera.

Panca indera yang merasakan kehadiran seni akan menyalurkan rangsangan ke otak. Sehingga seseorang akan merasakan sensasi tergantung dari apa yang ditangkapnya. Hal ini juga akan mempengaruhi perasaan orang tersebut.

Lihat juga : Teknologi Adalah – Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis


Pengertian Seni Menurut Para Ahli

Selain definisi secara umum yang telah dijelaskan pada penjabaran di atas, sejumlah ahli juga turut mengungkapkan pendapatnya. Berikut ini sejumlah pengertian seni menurut para ahli yang perlu kamu ketahui, sebagai tambahan referensi.

Plato

Seorang filsuf Yunani yang dulunya merupakan murid Socrates juga mengemukakan pendapatnya tentang pengertian seni. Ahli filsafat tersebut bernama Plato, yang juga seorang guru dari Aristoteles. Plato juga seorang pendiri Akademi Platonik di Athena.

Pengertian seni menurut Plato yaitu hasil dari meniru alam dan seluruh isi di dalamnya. Dalam bahasa Yunani, hal ini disebut dengan istilah ars imitator naturam. Dengan kata lain, sebuah karya seni timbul karena terinspirasi dari apa yang dilihat seseorang di alam sekitarnya.

Alam mampu mempengaruhi imajinasi seseorang untuk menciptakan sesuatu, khususnya karya seni. Seni hadir sebagai bentuk tiruan dari realita dan objek-objek yang ada di dunia ini.

Aristoteles

Tak hanya Plato yang memiliki pendapat tentang pengertian seni. Muridnya yang bernama Aristoteles juga menyatakan pandangannya sendiri. Filsuf asal Yunani ini juga merupakan guru dari Alexander the Great.

Menurut Aristoteles, pengertian seni adalah sebuah bentuk ungkapan dan tampilan yang tidak pernah keliru dari kenyataan. Sama seperti Plato, Aristoteles juga menyebutkan bahwa seni itu kegiatan meniru alam.

Aristoteles juga menyebutkan bahwa manusia melakukan peniruan terhadap alam untuk memperoleh kegembiraan, keindahan, dan lain sebagainya. Menurutnya pembuat karya seni memang meniru realita di dunia, tapi berbeda dari dunia pengalaman.

Sehingga, Aristoteles menilai bahwa karya seni merupakan benda nyata yang bisa diresapi secara inderawi.

Immanuel Kant

Selain itu, seorang ahli metafisika sekaligus epistemologi juga memiliki pendapat tersendiri mengenai pengertian seni. Pakar tersebut bernama Immanuel Kant yang juga merupakan seorang guru besar bidang logika dan metafisika di Universitas Königsberg.

Pos Terkait:  Tari Tor Tor Berasal Dari Daerah...

Pengertian seni menurut Immanuel Kant yakni suatu impian yang disebabkan oleh rumus-rumus. Impian yang dimaksud biasanya tidak dapat mengikhtiarkan sebuah kenyataan. Tak hanya itu, keidentikan seni dengan keindahan berkaitan erat terhadap pengaruh selera.

Sehingga menurut Immanuel Kant, seni memiliki subjektivitas yang tinggi. Filsuf berkebangsaan Jerman yang hidup pada abad ke-18 ini juga menyatakan dasar pemahaman seni lewat 3 media. Media yang dimaksud antara lain perasaan, pengetahuan, dan kehendak.

Leo Tolstoy

Pengertian seni juga diungkapkan oleh filsuf sekaligus sastrawan asal Rusia bernama Leo Tolstoy. Pria yang merupakan anggota bangsawan ini memiliki nama lengkap Lev Nikolayevich Tolstoy.

Ia juga merupakan novelis termasyur dengan novel berjudul War and Peace. Leo Tolstoy memberikan pendapatnya tentang definisi seni yaitu sebuah proses atau bentuk komunikasi antar perasaan.

Seni terbentuk dari ungkapan perasaan penciptanya yang dibagikan kepada orang lain. Pengungkapan ekspresi atau perasaan bertujuan agar dapat diresapi orang tersebut.

Sehingga orang yang menikmati karya seni tersebut, mampu menangkap apa yang disampaikan penciptanya. Tak hanya itu, penikmat karya seni tersebut juga diharapkan memahami apa yang dirasakan sang seniman.

Ki Hajar Dewantara

Tokoh terkenal dari Indonesia juga tak ketinggalan dalam mengemukakan pandangannya tentang pengertian seni. Salah satu tokoh yang dimaksud adalah Ki Hajar Dewantara. Tokoh yang satu ini juga mendapat gelar sebagai Bapak Pendidikan Indonesia.

Menurut Ki Hajar Dewantara, pengertian seni yaitu hasil keindahan yang memiliki tujuan positif. Tujuan yang dimaksud oleh pembuatnya yakni agar penikmat seni turut merasakan kebahagiaan di dalamnya.

Sehingga, sebuah seni dibuat agar bisa menyentuh perasaan orang yang menikmatinya. Menurutnya, seni juga berhubungan dengan segala tingkah laku manusia yang menimbulkan keindahan.

Hal ini pun identik dengan pernyataan bahwa, semua perbuatan manusia yang terlihat artistik disebut dengan karya seni.

Lihat juga : Tari Adalah – Pengertian, Fungsi, Unsur dan Gerak Tari


Fungsi Seni

Fungsi seni

Sebagai sebuah objek yang dihasilkan oleh manusia, tentu saja seni memiliki kegunaan. Kehadiran seni di dunia ini memiliki sejumlah fungsi yang tidak bisa kamu abaikan begitu saja. Kamu bisa menyimak sejumlah kegunaan seni pada poin-poin di bawah ini.

Pemuas Kebutuhan Fisik

Fungsi seni yang pertama yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik. Dalam hal ini seni bermanfaat dalam memberi kenyamanan dan kemudahan untuk manusia. Salah satu jenisnya yakni seni rupa terapan.

Seni terapan biasa disebut dengan istilah kriya. Jenis seni rupa yang satu ini tak hanya mengutamakan keindahan. Seni terapan pun dibuat dengan mempertimbangkan kegunaan, misalnya reklame.

Tak hanya itu, kursi yang diukir dengan motif estetis juga akan memanjakan mata. Namun pembuatannya juga tak mengabaikan struktur, ergonomi, dan bahan demi kenyamanan pengguna.

Mengungkapkan Ekspresi Diri

Kegunaan seni selanjutnya yakni sebagai media ekspresi penciptanya. Ekspresi memiliki kaitan erat dengan emosi atau perasaan. Emosi terdiri dari beragam bentuk mulai dari marah, sedih, senang, benci, cinta, haru, dan lain sebagainya.

Perlu kamu ketahui bahwa para seniman sering memiliki hasrat dan emosi mendalam tentang sesuatu. Ekspresi yang dipenuhi emosi pun bisa diungkapkan dengan berbagai media, salah satunya melalui seni.

Tak heran jika seni biasanya mengandung unsur ekspresi yang kuat dari penciptanya. Hal ini dilakukan agar kondisi batin sang seniman menjadi lebih baik, setelah emosi atau perasaannya diluapkan.

Pos Terkait:  Wirausaha : Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contohnya

Melalui seni, sang seniman bisa mengekspresikan perasaannya dalam bentuk gagasan yang kreatif.

Fungsi di Bidang Pendidikan

Kehadiran seni juga tak lepas dari perannya di dunia pendidikan. Seni memiliki peran yang penting dalam mewarnai bidang pendidikan. Pendidikan tersebut dikategorikan ke dalam 3 kelompok, yang bisa kamu simak pada penjabaran di bawah ini.

  • Pendidikan formal atau di dalam lingkungan sekolah
  • Pendidikan non formal atau di dalam lingkungan masyarakat
  • Pendidikan informal atau di dalam lingkungan keluarga

Seni dimasukan ke dalam pendidikan dengan tujuan agar individu mempelajari nilai-nilai dan wawasan, dengan metode yang menyenangkan. Ilmu pengetahuan yang diajarkan pun akan cepat meresap ke otak.

Sebagai contoh, seorang siswa belajar seni musik atau drama untuk mengekspresikan dirinya di depan orang lain.

Sebagai Sarana Informasi

Selanjutnya, seni juga bisa dijadikan sarana menyenangkan ketika menyampaikan informasi kepada orang lain khususnya di ruang publik. Sehingga informasi lebih mudah dipahami orang-orang karena terlihat menarik dengan bumbu seni.

Sebagai contoh yaitu pemasangan poster yang dibuat menggunakan dasar-dasar seni grafis. Jenis seni rupa 2 dimensi ini selain indah dilihat, juga cepat dipahami. Bentuk seni rupa modern yang juga menerapkan fungsi ini yaitu reklame.

Selain sebagai media informasi, reklame dibuat indah agar enak untuk dipandang. Sehingga, orang-orang akan tertarik dengan isi informasi di dalamnya.

Orang-orang akan segera menjalankan apa yang dijelaskan di dalam reklame, misalnya pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi.

Media Hiburan

Seni sebagai sarana hiburan, menjadi yang paling akrab di telinga orang-orang. Kehadiran seni tentu saja sangat identik dengan sesuatu yang menghibur. Baik sang seniman maupun penikmatnya, sama-sama terhibur dengan adanya seni.

Bagi sang seniman, ia merasa terhibur karena ekspresi jiwanya telah diungkapkan ke dalam karya seni tersebut. Sehingga sang seniman merasa lega dan terlepas dari kegelisahan-kegelisahannya selama ini.

Sedangkan bagi penikmat akan merasa dihibur dengan menikmati karya seni dari penciptanya. Misalnya, pecinta musik akan menghibur dirinya dengan mendengarkan lagu favorit atau menonton konser.

Hal ini berlaku bagi pecinta seni rupa yang akan menyenangkan dirinya dengan melihat lukisan di galeri seni.


Ciri-Ciri Seni

Seni Adalah

Sebagai sebuah objek yang sarat akan keunikan, seni tentu saja mengandung sejumlah ciri khas tertentu. Ciri khas tersebut yang menjadikannya tampak lebih istimewa. Berikut ini ciri-ciri yang terkandung di dalam seni untuk kamu simak.

Karya Manusia

Manusia diciptakan Tuhan dengan bekal akal dan pikiran. Dengan kedua bekal tersebut, manusia mampu berpikir, beraksi, dan berkreasi. Salah satu kreasi manusia yang tiada duanya adalah kesenian.

Berbasis Konsep dan Filosofi

Sebuah karya seni tidak begitu saja tercipta tanpa sejarah atau kisah di baliknya. Seniman pun melakukan riset terlebih dahulu sebelum membuat karya seni. Meski karya dibuat secara spontan, tentu saja awalnya karena terinspirasi dari suatu objek.

Mengandung Unsur Estetika

Kesenian tentu saja tak lepas dari unsur keindahan. Tak jarang setiap karya seni yang diciptakan seniman selalu memukau. Kamu pasti terkagum-kagum ketika menikmati suatu karya seni, entah karena begitu indah atau saking uniknya.

Merangsang Pengalaman Batin

Dengan karya seni, pengalaman batin sang seniman menjadi semakin terasah. Semakin sering seniman membuat karya, maka instingnya kaya akan sensitivitas. Hal ini pun juga bisa dirasakan penikmat setianya.

Kaya Akan Kreativitas

Karya seni juga berhubungan erat dengan inovasi atau penemuan baru. Karena secara kodrat manusia dibekali akal untuk menelurkan ide-ide kreatifnya. Hal ini juga berlaku pada seniman yang terus-menerus mengasah daya ciptanya dengan sebuah karya seni.

Pos Terkait:  10 Contoh Seni Rupa Murni dan Penjelasannya

Macam-Macam Seni

Kamu bisa menikmati seni dengan berbagai media penglihatan, pendengaran, atau perpaduan keduanya. Sehingga seni dikategorikan menjadi 4 macam, yang bisa kamu ketahui pada penjabaran di bawah ini.

Seni Rupa

Cabang kesenian yang pertama yakni seni rupa, dengan wujud pasti dan bisa dinikmati dengan indera penglihatan. Seni rupa dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan bentuknya yaitu seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.

Seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi tentu saja memiliki bentuk yang berbeda. Contoh seni rupa tiga dimensi yaitu patung, karya seni ukir, dan dekorasi.

Arsitektur juga termasuk seni rupa 3 dimensi. Sedangkan rupa dua dimensi misalnya batik, lukisan, sketsa, lukisan, dan lain-lain.

Untuk seni rupa menurut fungsinya dibedakan menjadi rupa murni dan terapan. Sedangkan seni rupa jika dilihat dari jenisnya terdiri dari seni lukis, grafis, kriya, ilustrasi, dan patung. Seni rupa juga dibedakan berdasarkan masanya, yang terdiri dari seni rupa tradisional, modern, dan kontemporer.

Seni Musik

Jenis selanjutnya adalah seni musik yang terdiri dari harmoni, melodi, hingga notasi. Sehingga, jenis musik ini identik dengan bunyi atau suara yang bisa dinikmati menggunakan indera pendengaran.

Seni musik dibagi menjadi musik tradisional dan modern, yang memiliki ciri khas masing-masing. Musik tradisional memiliki kaitan yang erat dengan etnis dan budaya setempat. Sedangkan musik modern mengandung nuansa baru yang bersifat dinamis.

Musik modern cenderung mengikuti perkembangan zaman yang dilaluinya. Tak heran jika jenis musik yang satu ini tak lekang oleh waktu. Contoh musik modern bisa kamu lihat pada poin-poin di bawah ini.

  • Pop
  • Rock
  • Alternative rock
  • Blues
  • Rhythm and blues
  • Reggae
  • Jazz
  • Country
  • Techno

Seni Tari

Berikutnya ada seni tari, yang diekspresikan melalui gerakan tubuh. Jenis seni yang satu ini biasanya mengandung pesan atau filosofi tertentu yang divisualisasikan ke dalam olah tubuh. Tarian biasanya dipadukan dengan musik pengiring agar terlihat lebih memukau.

Seni Teater

Teater memiliki sebutan lain yaitu seni peran. Cabang seni yang satu ini merupakan visualisasi imajinasi seseorang ke dalam sebuah drama. Seni teater mengandung sebuah kemampuan dasar yang bisa kamu simak pada penjabaran di bawah ini.

  • Membuat naskah atau skenario
  • Meresapi watak tokoh yang diperankan
  • Mengekspresikan tokoh yang ada di dalam naskah

Seni Sastra

Sastra juga termasuk ke dalam salah satu cabang kesenian. Hal ini dipengaruhi oleh makna sastra yang merupakan hasil ungkapan ekspresi seseorang melalui tulisan. Sastra dibuat dengan kata-kata indah yang mampu menyentuh hati pembaca atau pendengarnya.

Makna seni diidentikan dengan unsur-unsur kreativitas dan keindahan. Sehingga tak jarang sejumlah orang menghubungkannya sebagai sarana pengungkapan ekspresi. Tak sedikit pula orang yang mengaitkannya dengan budaya.

Namun ada juga sejumlah seni yang mengandung unsur kegunaan atau fungsi untuk memudahkan aktivitas manusia. Agar tak salah pemahaman, ada baiknya jika kamu menyimak dengan tuntas penjabaran tentang pengertian seni pada artikel di atas